Slamet menduga ada pihak-pihak kotor yang sengaja menjelekkan nama UAS di sana.
"Kami menduga ada intelijen hitam yang memfitnah UAS kepada Pemerintah Singapura dengan info-info negatif dan sesat," ujar Slamet kepada GenPI.co, Rabu (18/5).
Slamet mengatakan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat kepada Dubes Singapura di Indonesia.
"Singapura enggak mungkin mengusir UAS jika tidak mendapat info-info buruk yang sumbernya dari dalam negeri," katanya.
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!