Terkhusus para pendakwah, di mana harus mengedepankan edukatif dan mencerahkan dalam ceramah bukan justru memecah belah.
"Kasus UAS clear, justru harus jadi pembelajaran banyak pihak khsusnya pendakwah lain untuk lebih kedepankan edukatif dan mencerahkan bukan memecah belah. Singapura negara maju dan berdaulat, tak ada ruang kebencian beda dengan kita," kata dia dari Twitter @muannas_alaidid yang dikutip Populis.id pada Kamis (19/5/2022).
Lebih lanjut, Muannas juga meminta UAS untuk instropeksi diri atas kejadiannya tersebut.
"UAS mestinya introspeksi dan sadar diri," katanya.
Artikel Terkait
Rahasia Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kunci: Isu Polri, Gaza, dan Pemberantasan Korupsi Terbongkar!
Ancaman Pistol Ussama ke Bayi Ressa: Fakta Kelam yang Ditutupi Denada Selama 24 Tahun
Santunan Rp15 Juta Cair! Ini Rincian Bantuan Lengkap Kemensos untuk Korban Banjir Sumatra
Misteri Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Terungkap: Ini Kata Puslabfor Polri