Hal itu dikatakan Juru Bicara Menko Marves dan Investasi Jodi Mahardi kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
"Pak Menko Maritim dan Investasi diminta Presiden untuk membantu memastikan ketersediaan dan distribusi minyak goreng sesuai target, di daerah Jawa-Bali," kata Jodi Mahardi.
Tugas Luhut dan tim berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian sebagai lead coordinator, melibatkan kementerian/lembaga teknis di antaranya Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Keuangan serta Satgas Pangan, BPKP, dan Kejaksaan Agung untuk pengawasannya.
"Pemerintah akan mengawasi secara ketat kebijakan pascalarangan ekspor ini dan akan terus melakukan paralel meeting terkait hal ini," imbuh Jodi.
Selain itu pemerintah juga akan menggunakan aplikasi digital untuk mengawasi pasokan distribusi minyak goreng.
Artikel Terkait
Denada vs Anak Kandung: Fakta Pilu Penelantaran Rp7 Miliar Hingga Klaim Dibuang 24 Tahun
Prabowo di WEF 2026 Tantang Pengusaha Nakal: Yang Berani Suap, Akan Terkejut!
Waspada! Link Video Viral Gym Ambarawa Ternyata Modus Phishing Berbahaya
Live3D AI Face Swap: Tukar Wajah di Video & Foto Gratis, Tanpa Login & Watermark!