Aksi penolakan Gubernur itu dibenarkan oleh Presiden Mahasiswa UIN Sjech M Djamil Djambek Bukitinggi, Ahmad Zaki.
"Benar, aksi ini dilakukan oleh mahasiswa UIN Sjech M Djamil Padang karena berhubungan dengan Proyek Strategis Nasional," katanya kepada wartawan.
Namun, pihaknya menolak keras kedatangan Gubernur Sumbar Mahyeldi sampai permasalahan PSN di Pasaman Barat selesai.
"Sebelum permasalahan PSN selesai, kami mahasiswa akan menolak keras kedatangan Gubernur Mahyeldi di kampus," pungkasnya.
Terpisah, SuaraSumbar.id mencoba menghubungi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Kabiro Adpim) Setda Provinsi Sumbar Mursalim melalui via telepon sebanyak tiga kali. Namun, handphone yang bersangkutan tidak aktif.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Reshuffle Kabinet: Aktivis Buruh Eks-Narapidana Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Ini Tugas Beratnya!
Belasan Korban Gagal Umrah Amankan Pemilik Biro di Mal Semarang, Kerugian Capai Ratusan Juta!
Momen Langka Rocky Gerung Bersalaman & Tertawa Bareng Prabowo di Pelantikan Kabinet
TOPUP.ID Solusi Top Up Mobile Legends: Proses Cepat, Aman, Tanpa Perlu Login!