POLHUKAM.ID - Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu menunjukkan gerak cepat penguasa demi China terkait proyek Rempang Eco City yang kini menjadi perhatian publik akibat konflik pengosongan lahan.
Said Didu menyinggung tentang proses jatuhnya Pulau Rempang ke tangan investor yang menurutnya hanya terjadi dalam 3 bulan, dan sekarang sudah sampai pada penggusuran.
"Gerak cepat penguasa demi China di Pulau Rempang: Juli: MOU Indonesia - China. Agustus: Keputusan Menko Perekonomian bahwa proyek Rempang adalah Proyek Strategis Nasional," ungkapnya.
"September: Rakyat yang sudah ratusan tahun di Rempang digusur. Pejabat salahkan rakyat. Dilanjutkan?" sambung Said Didu dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (14/9).
Artikel Terkait
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!
Hyundai Targetkan 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Deretan Mobil Andalan untuk Mudik Lebaran!
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini 6 Model Andalan untuk Mudik Lebaran