“Seolah-olah tak ada lagi anak bangsa yang hebat, sehingga semua urusan diserahkan kepada Luhut,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah juga berpendapat yang senada.
“Hampir semua pejabat menteri kita punya bisnis, jadi sulit memang untuk tidak konflik kepentingan,” kata Piter dihubungi terpisah.
Sebelumnya, Jokowi kembali menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk mengurus kelangkaan minyak goreng di Indonesia.
Luhut mengatakan, dia mendapat tugas khusus dari Jokowi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.(*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!