Terkait tudingan ijazah palsu, dia menyebut tudingan ijazah palsu dari beberapa pihak sebagai hal yang lucu.
Karena menganggapnya lucu, Gibran mengaku tidak merasa dirugikan akibat pemberitaan tersebut. "Enggak. Saya anggap lucu-lucuan karena baru sekarang dipermasalahkan," kata Gibran.
Gibran mengatakan kalau ijazah yang dia miliki ternyata palsu, maka seharusnya hal itu dipermasalahkan sejak awal, yakni saat pendaftaran bakal pasangan capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. "Ini saya sudah upload (unggah) di KPU," ujar dia.
Soal anggapan tudingan ijazah palsu tersebut merupakan bagian dari kampanye hitam, Gibran mengatakan itu merupakan hal biasa. "Ya biasa. Makanya tak (saya) bawakan ijazahnya," ucapnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
BREAKING: Menteri PPPA Tutup Permanen Ponpes Ndolo Kusumo Pati! Kiai Pencabul Santriwati Kabur ke Luar Jateng
Skandal ICE-MVM Terungkap: Kontraktor Penyiksa Guantanamo Kini Periksa Anak Imigran
Pengemudi Pajero Tabrak Lari Pedagang Buah Tak Ditahan, Ini Alasannya
Depresi Berat! Ammar Zoni Trauma Dipindahkan ke Nusakambangan, Kuasa Hukum Ajukan Banding ke Dirjen PAS