POLHUKAM.ID - Polda Metro Jaya buka suara soal pernyataan Ketua KPK, Firli Bahuri yang menyebut polisi mengantongi tiga alamat yang salah saat menggeledah rumahnya beberapa waktu lalu.
Meski begitu, tidak dijelaskan secata detil oleh pihak Polda Metro Jaya soal alasan sampai mengantongi alamat yang salah.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan penyidik sudah bekerja sesuai SOP yang berlaku.
"Kami jamin penyidik profesional, transparan dan akuntabel dalam melaksanakan tugas penyidikan yang dilakukan," kata Ade saat dikonfirmasi, Selasa (21/11/2023).
Sebelumnya, Firli Bahuri menyebut polisi salah rumah saat akan menggeledah rumahnya.
Firli menjelaskan tiga rumah itu kemudian menjadi sorotan publik karena dianggap rumahnya.
Nyatanya menurut Firli tiga rumah itu bukanlah miliknya.
Hal ini disampaikan oleh Firli dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan pada Senin (20/11/2023).
"Kami menerima surat izin penggeledahan yang saat itu tertuju dengan untuk lima rumah. Sedangkan yang tiga rumah lain alamatnya salah dan bukan rumah saya," kata Firli dikutip dari Wartakota.com.
Artikel Terkait
Gus Ipul Bantah Keras Wali Kota Denpasar: Penonaktifan BPJS Bukan Perintah Presiden!
6 Kejanggalan Mencolok Ijazah Rismon Sianipar: Dari Tesis Hilang hingga Nama Rektor yang Salah!
Roy Suryo Minta SP3, Dibilang Kurungan di Depan Mata: Akhir Kisah Ijazah Jokowi?
Badan Anggaran DPR: Benarkah Lembaga Ini Hanya Membebani APBN?