“Kenapa ada yg mempermasalahkan ketika Presiden Jokowi menugaskan Luhut dalam beberapa tugas? Apakah hal itu melanggar aturan? Ternyata tidak melanggar aturan. Kalau tidak, lalu kenapa dipermasalahkan?” kata dia dalam keterangan resmi, Senin (30/5).
Teddy tekankan, sangat tidak etis apabila mempermasalahkan kebijakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Terlebih yang merupakan hak prerogatif presiden.
“Apalagi yang dipermasalahkan adalah hak prerogatif Presiden, maka semakin aneh lagi,” tegasnya.
Teddy lantas menantang orang yang protes Luhut turun tangan urus minyak goreng untuk menunjukkan nama pejabat lain yang mampu menangani hal itu.
“Jika ditanya, kalau begitu siapa yang pantas menjalankan tugas tersebut selain luhut? Saya yakin tidak ada yang bisa memberikan nama. Kalau ada yang memberikan nama, maka nama itu akan dianggap tidak pantas oleh orang lain. Karena setiap orang punya pandangan berbeda,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali