polhukam.id - Seakan belum cukup viral dengan kata ‘Gemoy’, baru saja Prabowo melontarkan kata ‘Ndasmu Etik’ saat Rakornas Partai Gerindra 5 hari yang lalu.
Prabowo sebagai Capres No.Urut 2 Indonesia, dengan membawa banyak pro dan kontra diantara masyarakat karena kata ‘Gemoy’ dan ‘Ndasmu Etik’.
Terkhusus masyarakat Banyumas yang tersinggung dengan kata tersebut, dan menurut mereka Prabowo dinilai kurang tepat dalam penggunaan kata ‘Ndas’ tersebut.
Diawali dengan pertanyaan yang diajukan oleh Anies Baswedan sebagai Capres No.Urut 1. Yang menanyakan bagaimana perasaan Prabowo.
Yaitu saat mendengar bahwa ada pelanggaran etika di dalam putusan MK (Mahkamah Konstitusi) yang ditanyakan oleh Anies pada Debat Capres 2024 kemarin.
Yang dijawab oleh Prabowo bahwa putusan MK tersebut sudah final, dan sebelumnya tim hukum Prabowo juga tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Ternyata tidak berakhir disitu saja, Prabowo kembali mengungkit hal tersebut di Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) pada 15 Desember kemarin.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia