Bey menuturkan, prospek produk rotan khas Cirebon sejauh ini sangat baik. Rata-rata rotan yang diekspor diolah menjadi produk furnitur.
"Prospek rotan sangat baik, dan ini jadi salah satu produk unggulan Jabar yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu," jelasnya.
Baca Juga: Timnas Dihajar Libya 0-4, Shin Tae-yong Bilang Gak Masalah
Saat peninjauan di Satuan Pelayanan yang berada di bawah UPTD Industri Pangan Olahan dan Kemasan Disperindag Jabar ini, tampak para pekerja yang merupakan warga lokal tengah memproduksi rotan menjadi kursi, meja, lemari maupun anyaman.
Sejak dulu Kabupaten Cirebon memang dikenal sebagai eksportir olahan rotan. Desa Tegalwangi di Kecamatan Weru bahkan memiliki kampung wisata Rotan Galmantro, yang mana hampir seluruh warganya adalah pengrajin rotan.
"Industri rotan di sini (Tegalwangi) sudah ada sejak lama sekali," tandas Bey Machmudin.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Adik Denada Buka Suara: Reaksi PTSD Kakak Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa Itu Menyakitkan
Denada Akui Ressa Rizky, Ganti Bio Instagram: Tulus atau Cuma Gimmick?
Terungkap di Sidang K3: Aliran Rp50 Juta Euro untuk Ibu Menteri, Siapa Dia?
Dokumen Epstein Bocor: Koneksi Rahasia Hary Tanoe, Trump, dan Indonesian CIA Terungkap