Hal itu disampaikan untuk memberikan tanggapan soal konvoi kebangkitan khilafah yang dilakukan kelompok Khilafatul Muslimin.
Dia pun meminta pihak keamanan untuk tidak menggunakan kekerasan saat bertindak.
“Menurut saya harus ada pendekatan khusus jangan main gebuk,” kata Yandri saat ditemui GenPI.co di kawasan Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu meminta pihak keamanan untuk merangkul kelompok Khilafatul Muslimin dan tidak memukul.
“Menurut saya pihak keamanan mendekati dengan cara-cara lebih beradab, walaupun kita tidak setuuju adanya khilafah, karena pancasila itu sudah final apalagi diotak-atik. Sudah enak kita begini,” bebernya.
Yandri mengatakan, munculnya kelompok baru justru dapat menimbulkan gesekan dengan kelompok lainnya.
“Ada banyak pemikiran. Anak bangsa beragam, sukunya berbeda, dan pemahamannya berbeda,” katanya.
Artikel Terkait
Jasad di Freezer Kios Ayam Bekasi Terbongkar: Pelaku Ternyata Rekan Kerja yang Pura-pura Mudik
Guru Depok Ditangkap Tawarkan Jasa Seksual, Diduga Idap HIV Sejak 2014 – Ini Faktanya!
Ade Darmawan Bongkar Siapa Pendana Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi?
Timnas Indonesia Menang Besar! Tapi Ada Masalah Serius di Lini Transisi Era Herdman