Dia mengatakan bahwa capaian kinerja tersebut lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Kita apresiasi, tentu kinerjanya baik hingga bisa memperoleh laba Rp126 triliun. Dibandingkan dengan periode lalu, Ini jauh lebih baik,” kata Rudi dalam keterangan tertulis, Rabu (8/6/2022).
Dengan demikian, lanjut Rudi, capaian tersebut membuktikan adanya peningkatan kinerja dari Kementerian BUMN yang lebih baik dalam meningkatkan perekonomian nasional paska pandemi.
Guna meningkatkan kinerja, kata Rudi, Kementerian BUMN mesti memberikan target maksimal dan memberikan reward dan punisment untuk membangun jiwa kompetitif di BUMN
“Ke depan menteri harus memberikan target maksimal ke Dirut dan Direksi. Yang dapat target diberi reward, yang tidak diberi punisment. Jadi mereka bakal berpacu untuk berkompetisi, kalau tidak sanggup, ya, diganti. Dirut-Dirut juga harus berinovasi, kreatif dan mencari bisnis baru,” ungkap Rudi.
Lebih lanjut, Rudi meminta agar Dirut BUMN bisa menyesuaikan dengan kondisi zaman. Sebagaimana Pertamina, kata Rudi, mesti mencari energi baru dan terbarukan sebab minyak bumi pasti akan habis.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras