Artinya Bahlil kata Rio, jangan hanya melihat pulau Gag dari jaraknya dari Piaynemo.
Apalagi gugusan pulau tersebut juga sudah masuk Global Geopark UNESCO.
"Kalau dilihat juga di Piaynemo dekat Wayag juga yang paling dekat, ada satu perusahaan Kawe yang paling dekat yang itu juga jadi salah satu ikonik. Dan wilayah-wilayah itu sudah masuk Global Geopark UNESCO. Meskipun memang di Gag itu tidak masuk tapi itu menjadi satu kesatuan," tandasnya.
Sebelumnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berdalih bahwa kawasan tambang nikel di Raja Ampat saat ini jauh dari kawasan wisata.
Menurutnya kawasan tambang nikel Raja Ampat berjarak 30 hingga 40 km dari Pulau Piaynemo.
👇👇
Pak Said Didu, sekarang narasi buzzer mengarah kepada Pulau Gag yang rusak itu tidak berada di kawasan Geopark Raja Ampat. pic.twitter.com/gwd8JtkM5L
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!