"Namun, Ganjar juga dinilai sebagai alat dari oligarki untuk mempertahankan kekuasaan," ujarnya dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, Minggu (12/6/2022).
Advokat itu menegaskan publik lebih menginginkan tokoh yang tumbuh secara organik untuk menjadi pemimpin.
"Kepemimpinan dia berasal dari bawah, bukannya diambil atau ditaruh oleh oligarki, baik di bidang politik maupun ekonomi," ungkapnya.
Refly mengatakan bahwa Indonesia bisa menghadapi masalah besar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bertindak sebagai negarawan.
"Itu akan jadi masalah jika Jokowi tak bertindak sebagai negarawan, tetapi sebagai tim sukses pasangan calon," katanya.
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...