"Hak setiap orang untuk memilih dan dipilih, silakan saja apabila memang cukup punya nyali," kata Azis saat dihubungi JPNN.com, Senin (13/6/2022).
Menurut Azis, DKI Jakarta butuh pemimpin yang punya visi dan misi jelas ke depan. Dia menilai mantan vokalis Nidji itu selama ini hanya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tanpa memberikan masukan.
"Pemimpin (harus) dapat menghargai perbedaan bukan cuma dapat bicara tanpa berbuat," jelasnya.
Mantan Ketua Komisi B DPRD DKI itu pun mewanti-wanti agar pemimpin Jakarta selanjutnya lebih banyak bekerja untuk masyarakat. Azis berpendapat bahwa masyarakat telah jenuh dengan pemimpin yang hanya menebar janji.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?