"Pak, minta foto pak, boleh minta foto?" teriak Putri, salah seorang warga ibu-ibu yang mengerumuni Gibran.
Putri juga membawa anaknya yang memakai seragam sekolah dasar untuk ikut foto bersama.
Gibran merespons permintaan Putri. Salah seorang stafnya pun membantu memotret mereka dengan ponsel ibu tersebut.
"Oke makasih mas. Mas Gibran makasih. Wah dapat foto," teriak Putri.
Setelahnya, wanita berusia 30 tahun itu mengaku sangat senang bisa foto bareng Gibran.
Putri mengaku ini pertama kalinya, ia bertemu Gibran.
"Senang banget. Senang sekali, kami foto sama adek," ujar dia.
Diketahui, gempa bumi bermagnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu, 17 Agustus 2025 pukul 05.38 WIB.
Gempa ini berpusat di laut Poso pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa yang terjadi karena pergerakan sesar Tokoraru ini juga menimbulkan kerusakan dan sejumlah kerugian materil.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 57 kali gempa susulan mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sejak gempa utama pada Minggu lalu.
Banyak korban luka-luka serta bangunan dan infrastruktur rusak akibat gempa tersebut.
Sumber: Kompas
Artikel Terkait
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!
Luhut Tantang Bukti Saham Toba Pulp: Saya Jengkel, Justru Ingin Tutup Pabriknya!
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ini Solusi Revolusioner Mereka untuk Hentikan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Blusukan ke Wonosobo, Apa Hasil Tinjauan SPPG Kalikajar?