Pratikno mengatakan kalau rencana reshuffle tersebut sudah dipikirkan secara matang dan melalui diskusi yang panjang.
"Presiden memang memerlukan semacam refreshing dari beberapa menteri dan tiga wakil menteri," kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (15/6/2022).
"Ini dilakukan kenapa pada sekarang karena memang momentumnya dihitung paling pas saat ini," sambungnya.
Pratikno lantas mengungkapkan kalau Jokowi memahami betul dengan persoalan-persoalan yang tengah terjadi. Karena itu, Kepala Negara berharap dengan adanya orang baru di Kabinet Indonesia Maju bisa turut menuntaskan beragam permasalahan di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo Besok? Isu Bahlil Lahadalia Naik Jadi Menko Bikin Heboh!
Pangi Syarwi Bantah Inflasi Pengamat: Saya 17 Tahun di Bidang Ini, Kok Bisa?
Habib Aboe Dipanggil MKD DPR: Akankah Tudingan Narkoba ke Ulama Madura Berujung Pidana?
Tuduhan Penistaan Agama ke Jusuf Kalla: Benarkah Sah Secara Hukum? Ini Kata Analisis!