"Jika tidak diajukan oleh PDIP, Ganjar (harus) tolak. Itu baru politisi yang gentleman atau politisi yang jujur atau politisi yang berkata sebenarnya, bukan gimmick," tegasnya.
Sebelumnya Ganjar Pranowo menyatakan enggan diusung oleh Partai NasDem meskipun namanya banyak diusulkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem di Rakernas yang saat ini berlangsung.
Ganjar tidak mempermasalahkan namanya banyak diusulkan dalam Rakernas NasDem sebagai Capres. Namun, ia menegaskan tetap akan setia dengan PDIP.
"Saya terima kasih mendapatkan kehormatan itu, tapi saya PDI Perjuangan," kata Ganjar di Sekolah Partai PDIP untuk hadiri acara Bimtek Kepala Daerah di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (16/6).
Nama Ganjar menjadi yang paling banyak kedua diusulkan oleh DPW NasDem, setelah Anies Baswedan. Ia diusulkan oleh 29 DPW, hanya DPW Kalimantan Timur, Banten, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, dan DKI Jakarta yang tidak mengusulkan namanya.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?