Polemik Ijazah Gibran: DPR Dinilai Perlu Gunakan Hak Interpelasi
Mantan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi, menilai DPR RI perlu bersikap tegas dan elegan dalam menanggapi polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, langkah paling tepat yang bisa ditempuh adalah dengan menggunakan hak interpelasi untuk meminta penjelasan resmi dari pemerintah.
Klarifikasi Langsung dari Gibran Dinilai Lebih Baik
Menanggapi hal tersebut, analis komunikasi politik, Hendri Satrio, memiliki pandangan berbeda. Ia menilai klarifikasi awal seharusnya datang langsung dari Gibran sebelum DPR melangkah lebih jauh dengan hak interpelasi.
“Makanya saya usulkan, karena Mas Gibran masih menjabat, itu perlu diluruskan. Dikasih tahu ke publik sebenarnya ceritanya gimana sih,” ujar Hensat, sapaan akrabnya, seperti dikutip dari laman RMOL.
Menurut Founder Lembaga Survei Kedai Kopi ini, selama ini publik hanya mendengar narasi dari pihak relawan pendukung Presiden Joko Widodo. Padahal, Gibran sebagai pihak utama seharusnya bisa memberikan penjelasan langsung untuk mencegah spekulasi liar yang beredar di masyarakat.
Artikel Terkait
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!
Luhut Tantang Bukti Saham Toba Pulp: Saya Jengkel, Justru Ingin Tutup Pabriknya!
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ini Solusi Revolusioner Mereka untuk Hentikan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Blusukan ke Wonosobo, Apa Hasil Tinjauan SPPG Kalikajar?