“Meski sudah Memohon Maaf adanya Kegaduhan akibat Provokasi BuzzerRp ini, Apapun yang terjadi saya bertanggungjawab, khususnya kepada Ummat Buddha. Kasus ini gara-gara ada provokasi. Tidak ada satu niat saya pun untuk melakukan itu,” ujarnya.
Adapun foto editan stupa berwajah Jokowi itu telah dihapus Roy di laman twitternya pada Selasa (14/6/2022) kemarin setelah dirinya panen kritikan keras. Roy menegaskan dia memilih menghapus unggahannya itu bukan karena takut dihujat lagi, namun itu meminimalkan kemungkinan unggahan itu terus digoreng para pendengung yang berujung pada polemik.
"Saya memang men-drop twit tertanggal 10 Juni (Jumat minggu lalu) tersebut karena mulai kemarin, alias sesudah empat hari, Selasa 14 Juni mulai tampak digoreng oleh para BuzzerRp yang namanya jelas itu-itu juga," tuturnya.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?