Setelah cukup lama hanya sekadar wacana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle terhadap beberapa posisi di kabinetnya.
Sebagaimana prediksi banyak pihak, posisi Menteri Perdagangan (Mendag) yang diisi oleh Muhammad Lutfi akhirnya harus diserahkan ke sosok yang Jokowi tujuk yakni Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas). Mantan panglima TNI Hadi Tjahjanto juga ditunjuk sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Mengenai reshuffle Kabinet Jokowi kali ini, Ketua Umum Ganjarist (Loyalis Ganjar Pranowo), Eko Kuntadhi, angkat suara.
Eko menyoroti bergabungnya unsur PAN dan PBB ke koalisi pemerintahan. Koalisi ini menurutnya smakin gemuk dan meninggalkan dua partai yakni PKS dan Demokrat.
Baca Juga: Eko Kuntadhi Loyalis Ganjar Pranowo Koar-koar Anies Baswedan Didukung FPI, Ternyata Ini Faktanya!
“Dua partai ini menambah gemuk koalisi partai pemerintah dan kita lihat Pak Jokowi berjalan beriringan bersama 7 partai pendukungnya. Ada dua partai yang nggak ikut-ikuatan atau nggak diajak, yang pertama PKS dan Demokrat,” ujar Eko melalui Cokro TV, dikutip Jumat (17/6/22).
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?