PDIP Tanggapi Sindiran PSI Soal Pemimpin Partai: "Jaga Etika Politik!"
Politikus PDIP, Yulian Gunhar, menanggapi keras pernyataan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, yang menyinggung sosok 'nenek-nenek' yang telah puluhan tahun memimpin partai. Gunhar mempertanyakan maksud dan kepentingan di balik sindiran tersebut.
"Maksudnya siapa? Masalahnya apa? Jangan bicara sindiran seolah paling benar. PSI jangan campuri urusan partai lain," tegas Gunhar dalam keterangannya, Senin 24 November 2025.
Gunhar menegaskan PSI seharusnya menjaga etika politik, terlebih selama ini membawa narasi politik anak muda. "Dalam membangun peradaban politik, kita harus saling menghormati kewenangan masing-masing partai. Jangan mencampuri rumah tangga partai lain," lanjutnya.
Ia juga menyayangkan PSI yang kini diisi tokoh-tokoh dengan rekam jejak yang dinilainya gagal dalam politik. "Kita prihatin melihat partai yang punya potensi besar dan dipimpin anak-anak muda, tapi kenapa ada kader-kadernya yang baru bergabung justru rekam jejaknya kalah dan gagal? Jangan alihkan isu dengan menyerang pihak lain," ujar Gunhar.
Artikel Terkait
BBM Naik 18 April 2026: DPR Peringatkan Dampak Ini ke Harga Sembako!
KPK Bongkar Skandal Dapur Gratis: Keracunan hingga Pengawasan Bolong!
Menguak Motif Kasus Andrie Yunus: Benarkah Hanya Dendam Pribadi?
Habib Rizieq Buka Suara: FPI Bukan Cooling Down, Tapi Nonton Buaya Ribut