Mengetahui reaksi atau respons masyarakat mengenai Anies sanagatla diperlukan. Hal ini menurut Jamiluddin merupakan screening awal bahwa kelak sosok yang akan dipilih merupakan pilihan rakyat.
Sedangkan untuk Partai Politik, menurut Jamiluddin, Paloh ingin memastikan partai politik, khususnya calon partai politik koalisi, juga respek terhadap Anies.
Baca Juga: Anak Buah Mas AHY Soroti Reshuffle Kabinet oleh Jokowi, Nama SBY Disebut-sebut, Simak!
“Kalau partai politik respek terhadap Anies, tentu akan memberi kepastian bagi Surya Paloh untuk mengusung Anies. Partai politik lain akan lebih mudah diajak berkoalisi dengan Anies menjadi capresnya,” ujar Jamiluddin.
Langkah tersebut menurut Jamiluddin adalah sebuah “strategi” yang dilakukan seorang Surya Paloh agar pilihannya kelak bisa memenangkan Pilpres 2024.
“Kepastian itu diperlukannya agar capres dari partainya akan memenangkan kontestasi pilpres 2024,” tegasnya.
Sumber: m.jpnn.com
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?