Mengetahui reaksi atau respons masyarakat mengenai Anies sanagatla diperlukan. Hal ini menurut Jamiluddin merupakan screening awal bahwa kelak sosok yang akan dipilih merupakan pilihan rakyat.
Sedangkan untuk Partai Politik, menurut Jamiluddin, Paloh ingin memastikan partai politik, khususnya calon partai politik koalisi, juga respek terhadap Anies.
Baca Juga: Anak Buah Mas AHY Soroti Reshuffle Kabinet oleh Jokowi, Nama SBY Disebut-sebut, Simak!
“Kalau partai politik respek terhadap Anies, tentu akan memberi kepastian bagi Surya Paloh untuk mengusung Anies. Partai politik lain akan lebih mudah diajak berkoalisi dengan Anies menjadi capresnya,” ujar Jamiluddin.
Langkah tersebut menurut Jamiluddin adalah sebuah “strategi” yang dilakukan seorang Surya Paloh agar pilihannya kelak bisa memenangkan Pilpres 2024.
“Kepastian itu diperlukannya agar capres dari partainya akan memenangkan kontestasi pilpres 2024,” tegasnya.
Sumber: m.jpnn.com
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?