Refly juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut hadir dua orang saksi, yaitu seorang polisi aktif dan dua orang relawan Jokowi. Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang menyebut Eggi dan Damai meminta maaf adalah tidak benar.
"Tapi oleh termul digoreng beritanya bahwa BES dan DHL (Damai Hari Lubis) minta maaf," sambung Refly.
Alasan penolakan meminta maaf, menurut pesan yang dibacakan Refly, adalah karena keyakinan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis bahwa hingga saat ini Jokowi tidak memiliki ijazah asli, khususnya ijazah SMA. Dalam pertemuan tersebut, ijazah asli juga disebut tidak ditunjukkan.
"Terutama ijazah SMA. Dan dalam pertemuan tersebut juga tidak ditunjukkan ijazah aslinya. Ini yang paling penting dan mendasar," pungkas Refly membacakan pesan tersebut.
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...