Menurut pengakuannya, ketiganya langsung yakin bahwa dokumen skripsi tersebut adalah palsu. Keyakinan ini muncul hanya dari pemeriksaan visual, tanpa memerlukan analisis digital forensik lebih lanjut.
Dokumentasi dan Rencana Uji Keaslian
Menyadari pentingnya momen tersebut, Roy Suryo dikabarkan segera mendokumentasikan lembaran-lembaran skripsi itu dengan kamera canggih. Foto-foto ini dianggap sebagai bukti krusial.
Tak hanya satu dokumen, Dokter Tifa juga menyebut ada 709 dokumen lainnya yang menjadi perhatian. Dokumen-dokumen ini, yang meliputi transkrip nilai, bukti KKN, KRS, KHS, hingga berita acara kelulusan, rencananya akan diuji keasliannya bersama para pakar IT dan digital forensik dari berbagai latar belakang pendidikan ternama.
Pernyataan Penutup yang Tegas
Dokter Tifa menegaskan bahwa akan sangat sulit bagi seseorang untuk mempertanggungjawabkan 709 dokumen akademik jika orang tersebut memang tidak benar-benar menjalani proses pendidikan yang dimaksud.
Artikel Terkait
Roy Suryo Dilarang Lawan Rismon: Kuasa Hukum Ungkap Alasan Mengejutkan dan Skenario End Game
Prabowo Geram ke Pengamat: Saya Sudah Tahu Siapa yang Biayai, Akan Kami Tertibkan!
Menteri Keuangan Purbaya Bongkar Fakta: Analisis Ekonomi RI Hancur di TikTok & YouTube Ternyata Salah Besar!
Restorative Justice Jokowi vs Rismon: Tekanan Ijazah Jepang di Balik Permintaan Damai?