Menurut pengakuannya, ketiganya langsung yakin bahwa dokumen skripsi tersebut adalah palsu. Keyakinan ini muncul hanya dari pemeriksaan visual, tanpa memerlukan analisis digital forensik lebih lanjut.
Dokumentasi dan Rencana Uji Keaslian
Menyadari pentingnya momen tersebut, Roy Suryo dikabarkan segera mendokumentasikan lembaran-lembaran skripsi itu dengan kamera canggih. Foto-foto ini dianggap sebagai bukti krusial.
Tak hanya satu dokumen, Dokter Tifa juga menyebut ada 709 dokumen lainnya yang menjadi perhatian. Dokumen-dokumen ini, yang meliputi transkrip nilai, bukti KKN, KRS, KHS, hingga berita acara kelulusan, rencananya akan diuji keasliannya bersama para pakar IT dan digital forensik dari berbagai latar belakang pendidikan ternama.
Pernyataan Penutup yang Tegas
Dokter Tifa menegaskan bahwa akan sangat sulit bagi seseorang untuk mempertanggungjawabkan 709 dokumen akademik jika orang tersebut memang tidak benar-benar menjalani proses pendidikan yang dimaksud.
Artikel Terkait
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan
Rp3 Miliar untuk Pakaian Dinas? Gubernur Sumsel Buka Suara soal Anggaran Kontroversial Ini
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?