"Bapak Presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," tegas Sekretaris Kabinet itu.
Latar Belakang Seruan Saiful Mujani
Seruan untuk menjatuhkan Presiden Prabowo ini disampaikan Saiful Mujani dalam forum Halal Bihalal di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada 31 Maret 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyerukan konsolidasi masyarakat sipil hingga aksi massa.
Mujani beralasan bahwa jalur formal seperti pemakzulan dinilai tidak efektif karena kuatnya dukungan politik pemerintah di parlemen. Oleh karena itu, tekanan publik dianggap sebagai alternatif satu-satunya.
"Yang jalan hanya ini. Bisa nggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo. Hanya itu, kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini," kata Mujani dalam video yang kemudian viral.
Dengan pernyataan resmi dari Istana ini, terlihat jelas bahwa pemerintah memilih untuk tidak terpancing dan tetap berkonsentrasi menjalankan program-program kerjanya, mengesampingkan berbagai seruan dan kritik yang dinilai tidak konstruktif.
Artikel Terkait
Fahri Hamzah Beri Peringatan Keras Soal Video Viral Saiful Mujani: Jangan Macam-Macam!
Isu Pemakzulan Prabowo: Tameng Psikologis untuk Halangi Pemberantasan Korupsi?
Viral! Saiful Mujani Serukan Lengserkan Prabowo, Tim Hukum: Itu Bisa Termasuk Makar
JK Siap Polisikan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Ini Tudingan Rp 5 Miliar yang Bikin Heboh