Dia mengatakan, saat ini KIB sedang melihat peluang untuk menentukan calon presiden yang ideal.
“KIB sedang istikharah sekarang untuk mengiidentifikasi siapa, terutama dari internal KIB dulu yang pantas untuk dicapreskan dan dicawapreskan,” ucap Arsul Sani di kawasan Parlemen Senayan DPR RI, Jakarta, Senin (20/6).
Arsul Sani mengatakan KIB tidak mau terburu-buru dalam menentukan calon presiden dan calon wakil presiden.
“Kami memang tidak mau terburu-buru bicara orang karena KIB fokus dan prioritasnya itu lebih banyak membicarakan program ke depan,” katanya.
Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, KIB lebih memikirkan common platform ke depan, yakni melanjukan program pemerintahan Jokowi.
Artikel Terkait
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?
Prabowo dan Ancaman Penertiban Pengkritik: Benarkah Demokrasi Kita Semakin Muram?