"Tampaknya keinginan (Gibran, red) ke sana ada," ujar Zaki kepada GenPI.co, Minggu (3/7/2022).
Dia menilai hal itu sah-sah saja. Namun, ada waktunya untuk menuju ke sana. Akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu menyarankan agar Gibran tidak memanfaatkan jabatan.
"Gunakan jalan politik yang normal, jangan aji mumpung karena bapaknya presiden dan punya kekuasaan besar," ungkapnya.
Dia melanjutkan, yang paling penting adalah adanya pengakuan publik bahwa putra sulung Jokowi itu pemimpin yang berhasil.
Artikel Terkait
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang
Ketua HMI Jabar Diteror Usai Ungkap Video Andrie Yunus: Siapa Dalangnya?