Menurut akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu, hal tersebut merupakan kebijakan politik tongkat besi alias politics of iron stick yang dinilai paling keras selama ini.
"Sasaran utamanya jelas Pak Ganjar," ucapnya.
Zaki menjelaskan, inti dari pernyaatan Megawati adalah melarang adanya deklarasi-deklarasi capres, yang selama ini aktif dilakukan pendukung Ganjar Pranowo.
"Dia akan memberi sanksi bagi siapa pun kader PDIP yang terlibat," lanjut Zaki.
Maka dari itu, Zaki menyimpulkan pesan di balik setiap ungkapan Megawati adalah semuanya harus menunggu dan wajib mengikuti keputusannya soal pencapresan. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?
Gibran vs Prabowo di 2029: Mampukah PSI dan Koalisi Strategis Jadi Penantang Serius?