Ini mengeliminir kepentingan rakyat dan visi masa depan bangsa, sesuai cita-cita founding fathers.
"Inilah yang dimaksud dengan jangkar politik, identitas politik kebangsaan yang sesungguhnya. Partai Demokrat tentu menolak kemandirian parpol diamputasi oleh kepentingan kaveling kekuasaan," jelas Syahrial.
"Jika hal itu dibiarkan, kekuatan politik oligarki akan menguasai pemerintahan 2024. Semata-mata untuk kepentingan porsi kekuasaan dan masa depan kelompok," pungkasnya.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan