Ini mengeliminir kepentingan rakyat dan visi masa depan bangsa, sesuai cita-cita founding fathers.
"Inilah yang dimaksud dengan jangkar politik, identitas politik kebangsaan yang sesungguhnya. Partai Demokrat tentu menolak kemandirian parpol diamputasi oleh kepentingan kaveling kekuasaan," jelas Syahrial.
"Jika hal itu dibiarkan, kekuatan politik oligarki akan menguasai pemerintahan 2024. Semata-mata untuk kepentingan porsi kekuasaan dan masa depan kelompok," pungkasnya.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?