Ganjar Pranowo ingin menunjukkan seorang santri dan dekat petani dengan memakai sarung serta berpeci saat menanam padi di sawah.
“Pakai sarung dan peci di sawah dengan menanam padi, pencitraan Ganjar norak. Ganjar ingin memunculkan politik identitas,” kata aktivis politik Rahman Simatupang kepada redaksi www.suaranasional.com, Kamis (4/8/2022).
Menurut Rahman, Ganjar yang memakai sarung saat menanam padi justru menghilangkan substansi seorang petani. “Kalau menjadi petani, Ganjar harus pakai celana kolor, kaos yang kotor penuh dengan tanah,” jelasnya.
Kata Rahman, Ganjar itu seorang politisi yang mempunyai ambisi menjadi presiden Indonesia. “Makanya pencitraan yang dilakukan Ganjar dilakukan secara profesional,” ungkap Rahman.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?