“Ini katanya demokrasi, kan enggak apa-apa, yang paling penting jangan anarkis,” imbuhnya menambahkan.
Mantan Wali Kota Solo itu juga tak masalah apabila ada pihak yang menafsirkan bahwa dirinya yang mewacanakan tiga periode atau perpanjangan masa jabatan presiden.
“Ya juga boleh-boleh saja, namanya tafsir kok. Inilah demokrasi kita sekarang ini,” ungkap dia.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?