"Meskipun bila dilihat dari elektabilitasnya, Ganjar dan Ridwan sebenarnya layak menjadi capres. Keduanya sebenarnya relatif kompetitif. Masalahnya, Ganjar dan Ridwan tidak punya perahu yang mengusungnya menjadi Capres. Jadi, mereka lebih berpeluang menjadi Cawapres," katanya pada Rabu (18/5/2022).
Menurut dia, Ganjar merupakan kader PDIP tapi PDIP sudah punya Puan Maharani untuk diusung menjadi Capres. Karena itu, tampaknya sudah tertutup pintu bagi Ganjar untuk posisi capres di PDIP.
"Ganjar juga akan sulit diusung Golkar sebagai capres. Sebab, Golkar sudah menetapkan Ketua Umumnya Airlangga Hartarto sebagai Capres," kata dia.
Artikel Terkait
Rahasia di Balik Retret Hambalang: Prabowo Uji Loyalitas Menteri Jelang 2026?
Retret Kabinet Prabowo 2026: Evaluasi Kinerja atau Uji Loyalitas di Balik Guyonan?
Partai Demokrat Laporkan 4 Akun Pendukung Jokowi: Maaf Tak Cukup, Proses Hukum Tetap Berjalan
Evaluasi UU Cipta Kerja Prabowo: Benarkah Janji Investasi Jokowi Hanya Isapan Jempol?