POLHUKAM.ID -Pernyataan Presiden Joko Widodo akan cawe-cawe dalam Pilpres 2024 menunjukkan wataknya yang takut kehilangan kekuasaan.
“Kian kemari kian dilematis, apakah manuver Jokowi perihal pencapresan Anies, atau Anies sengaja diciptakan seolah menjadi penyebab agar Jokowi merasa miliki legitimasi untuk ikut campur urusan politik praktis,” kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/6).
“Bisa saja tanpa adanya Anies, Jokowi memang sudah berwatak penguasa yang takut kehilangan kekuasaannya. Anies jelas korban politik dalam asumsi itu,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?