“Di antaranya dgn mengubah sistem Pemilu di tengah jalan selain dgn memperlemah Parpol2 koalisi yg dgn tegas dn lantang menyuarakan perubahan dgn mengusung mantan Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai Capresnya,” ujar Benny.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu kemudian mengatakan bahwa merebut kekuasaan di negara yang menganut sistem demokrasi adalah hal yang sah dengan catatan jangan mematikan penantang.
“Merebut kekuasaan itu kan sah saja di negeri demokrasi namun jangan lah mematikan penantang utamanya apalagi atas nama menjaga kepentingan bangsa dn negara,” tutur Benny.
Seperti diketahui, Anies Baswedan telah diusung oleh tiga partai politik yaitu Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hingga saat ini, setidaknya ada tiga kandidat calon presiden yang dipastikan mendapat tiket calon presiden yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Terungkap! Operasi Senyap Super Tanker Iran di Perairan Indonesia Bikin Geopolitik Dunia Panas
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Isi Rumah Prabowo di Hambalang: Isinya Cowok Ganteng?
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun