Sementara itu, Said Abdullah juga menegaskan ada dua persoalan utama yang jadi fokus Ganjar.
"Pertama tentu pada sisi peningkatan ekonomi masyarakat karena itu tergambar di semua sisi. Sehingga, Pak Ganjar melakukan akselerasi nantinya apa yang sudah dicapai oleh Bapak Presiden Jokowi," ujar Said.
"Yang kedua tentu yang menjadi concern kita bersama tentang korupsi. Dua hal itu akan menjadi concern Pak Ganjar ketika turun ke bawah," sambungnya.
Said mengatakan, bahwa fokus utama Ganjar juga sama seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin menekan angka kemiskinan hingga 0 persen.
"Keduanya saling bersambut. Itu artinya, orientasi kami, baik pemerintahan Presiden Jokowi maupun partai politik seiring bersama," kata Said.
Terlepas dari itu, Jokowi menilai presiden periode 2024-2029 nanti harus memiliki nyali dan keberanian untuk memimpin Republik Indonesia.
Jokowi menegaskan bahwa dalam pernyataannya itu, sosok pemimpin yang punya nyali dan keberanian itu ada pada Ganjar Pranowo.
"Pemimpin ke depan seperti Ganjar Pranowo, memang nyali itu nomor 1, berani nomor 1 dan saya lihat Pak Ganjar punya," kata Jokowi saat hadiri rapat kerja nasional (rakernas) III PDI Perjuangan di Lenteng Agung pada Selasa, (6/6).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?