Menurut Riefky, pertemuan AHY-Puan juga merupakan pertemuan politik yang baik bagi hubungan kedua partai. Pasalnya, jarang Demokrat dan PDIP bisa duduk bersama membincangkan masalah politik.
“Dan (ini) merupakan angin segar bagi perpolitikan di Indonesia,” kaga Teuku Riefky.
Meski begitu, Teuku Riefky menyatakan pihaknya tetap menjaga etika politik dan saling menghormati posisi masing-masing partai, terkait kontestasi Pilpres 2024. Di mana PDIP akan mengusung Ganjar Pranowo, sedangkan Demokrat mengusung Anies Baswedan.
“Walaupun kami sangat antusias membicarakan rencana pertemuan Mbak Puan dan Mas AHY,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan
Rp3 Miliar untuk Pakaian Dinas? Gubernur Sumsel Buka Suara soal Anggaran Kontroversial Ini
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?