Menurut Riefky, pertemuan AHY-Puan juga merupakan pertemuan politik yang baik bagi hubungan kedua partai. Pasalnya, jarang Demokrat dan PDIP bisa duduk bersama membincangkan masalah politik.
“Dan (ini) merupakan angin segar bagi perpolitikan di Indonesia,” kaga Teuku Riefky.
Meski begitu, Teuku Riefky menyatakan pihaknya tetap menjaga etika politik dan saling menghormati posisi masing-masing partai, terkait kontestasi Pilpres 2024. Di mana PDIP akan mengusung Ganjar Pranowo, sedangkan Demokrat mengusung Anies Baswedan.
“Walaupun kami sangat antusias membicarakan rencana pertemuan Mbak Puan dan Mas AHY,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Gibran Santai Ditertawakan Pandji di Mens Rea, Ternyata Ini Reaksi Mengejutkannya!
Meutya Hafid Didesak Mundur, Benarkah Strategi Pemberantasan Judi Online Gagal Total?
Tifatul Sembiring Bela Pandji: Jangan Cari-cari Delik Hukum, Generasi Tua Harus Pahami Kritik Milenial!
Dokter Tifa Bongkar Skandal SP3 Eggi-Damai: Abuse of Power atau Restorative Justice?