Bagi Gibran, restu dari warga adalah hal utama, bukan semata-mata karena restu Presiden Joko Widodo sebagai ayah.
"Yang merestui itu warga, bukan Pak Jokowi," jelas Gibran.
Di sisi lain, politisi PDIP ini memastikan tidak mau intervensi atas keputusan sang adik. Termasuk dalam menentukan partai politik sebagai kendaraannya.
"Takon Kaesang (tanya Kaesang), mau beda partai, beda wilayah, terserah dia," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?