“Jadi harus dibedakan antara keinginan untuk berubah dan ketakutan untuk mengalami perubahan yang drastis itu,” ucap Rocky Gerung.
Ketika ada perubahan di tubuh negara, maka pastinya nantinya jajaran pengurus negara juga akan berubah. Jika tidak ingin ada perubahan, Rocky Gerung “mengusulkan” untuk kabinet saat ini tetap dibawa ketika presiden baru terpilih.
Cawe-cawe politik yang dilakukan Jokowi saat ini membuat masyarakat berpikir kalau ada agenda terselubung darinya. Banyak yang menganggap kalau Jokowi ingin melanjutkan semua programnya. Padahal, tidak semua kinerja Jokowi itu bisa dianggap baik.
“Jangan sampai ada pikiran buat Jokowi memang masih ingin untuk memegang kendali pada siapapun yang terpilih. Itu buruknya di situ itu. Artinya kedaulatan rakyat tidak dihormati,” terang Rocky Gerung.
Di sini, Rocky Gerung berpendapat bahwa rakyat bebas memilih untuk menentukan apa yang mereka mau dan mereka suka. Perubahan ini diharapkan bisa membawa angin segar di tengah keadaan yang sedang “sumpek” ini.
Sumber: kontenjatim
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?