“Jadi harus dibedakan antara keinginan untuk berubah dan ketakutan untuk mengalami perubahan yang drastis itu,” ucap Rocky Gerung.
Ketika ada perubahan di tubuh negara, maka pastinya nantinya jajaran pengurus negara juga akan berubah. Jika tidak ingin ada perubahan, Rocky Gerung “mengusulkan” untuk kabinet saat ini tetap dibawa ketika presiden baru terpilih.
Cawe-cawe politik yang dilakukan Jokowi saat ini membuat masyarakat berpikir kalau ada agenda terselubung darinya. Banyak yang menganggap kalau Jokowi ingin melanjutkan semua programnya. Padahal, tidak semua kinerja Jokowi itu bisa dianggap baik.
“Jangan sampai ada pikiran buat Jokowi memang masih ingin untuk memegang kendali pada siapapun yang terpilih. Itu buruknya di situ itu. Artinya kedaulatan rakyat tidak dihormati,” terang Rocky Gerung.
Di sini, Rocky Gerung berpendapat bahwa rakyat bebas memilih untuk menentukan apa yang mereka mau dan mereka suka. Perubahan ini diharapkan bisa membawa angin segar di tengah keadaan yang sedang “sumpek” ini.
Sumber: kontenjatim
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?