Ahli filsafat itu mengatakan kalau apa yang dimimpikan SBY adalah kondisi politik saat ini. Ia juga mentafsirkan mimpi tersebut adalah sebuah keinganan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk menjalin persahabatan.
"Dasar dari mimpi SBY itu adalah real suasana real politik kita hari ini," kata Rocky.
"Ini ada satu kejutan baru kita mencoba menduga proposal apa yang diucapkan atau diajukan oleh Pak SBY dengan formula mimpi itu. Apakah ini proposal untuk meminta supaya Pak Jokowi 'udahlah mending kita bermimpi tentang Indonesia' daripada tentang siapa yang harus didukung dalam proses pemilu nanti," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?