"Artinya kalau kita lihat bahwa sekarang misalnya Pak Jokowi memberi selamat berjuang gitu kan, semoga menang gitu kan tidak keluar," ujarnya, menambahkan.
Namun, kata Airlangga, Jokowi memiliki pengaruh yang sangat menentukan bagi Ganjar sehingga dukungannya akan sangat dinantikan oleh semua pihak terutama PDIP.
"Tapi akan kita lihat misalnya pada momen berikutnya apakah lebih maju lagi misalnya Pak Jokowi dalam mendukung misalnya Pak Ganjar atau seperti apa itu akan sangat menentukan," terang akademisi Universitas Airlangga itu.
Ia menegaskan bahwa gaya berpolitik Jokowi bukan yang langsung frontal tetapi memiliki proses.
"Di sini kita melihat model langgam politik Pak Jokowi yang tidak bisa kemudian langsung frontal seperti itu dalam proses-proses politik yang berlangsung," pungkas dia.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?