“Sudah punya chemistry sejak lama sebenarnya,” ucapnya.
Bahkan hubungan baik itu sudah terjalin sejak Prabowo ikut mencalonkan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta. Walupun pernah menjadi kompetitor di dalam Pilpres 2014 dan Pilpres 2019, hubungan mereka tetap terjaga.
“Malah mereka saling menghargai, saling menghormati. Terbukti ketika Pak Prabowo jadi Menteri Pertahanan mencairkan suasana dan iklim politik kita semakin kondusif ya,” tandasnya.
Media asal Singapura, The Straits Times mengutip pernyataan pengamat politik Djayadi Hanan yang menganalisa kecenderungan dukungan Jokowi ke Prabowo.
Disebutkan, dukungan Jokowi tersebut tidak lepas dari status mantan Danjen Kopassus itu sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. Sedangkan Ganjar Pranowo hanya kader PDIP biasa.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran