Saat ini, ia mencermati ada kecenderungan sebagian pihak menanamkan ketakutan terhadap rezim Jokowi.
Politik menakut-nakuti publik terkait kebebasan berekspresi pun dinilainya sebagai praktik para politisi yang kurang matang. Mereka tidak punya kemampuan untuk membuat gagasan, sehingga memaksa diri melemparkan isu negatif demi bisa muncul di publik.
"Politisi kurang bahan membuat pernyataan bahwa rakyat di rezim ini takut untuk bicara. Kenyataan saat ini, kebebasan berbicara begitu terbuka. Jika belum matang jadi politisi, jangan dipaksakan," tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pilkada Tidak Langsung: Mengapa Parpol Berani Melawan Suara 77% Rakyat?
Misteri Ijazah Jokowi Terbongkar: Bukti Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1?
Eggi Sudjana Bongkar Isu Ijazah Jokowi: Saya Tak Pernah Minta Maaf!
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!