Ia mengungkit sejumlah manuver dari PDI Perjuangan (PDIP). Partai tersebut baru-baru ini dianggap terlalu eksklusif dalam menentukan siapa yang boleh menjadi bagian dari koaisi mereka dalam pesta demokrasi di 2024.
Hal ini membuat sejumlah pihak terlihat akan menarik dukungan dari Ganjar. Salah satu yang santer dibicarakan adalah sinyal dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Andi yang menyoroti manuver tarik dukungan ini mengatakan bahwa ini adalah buah dari kesombongan PDIP. Mereka diketahui mengacuhkan dukungan partai tersebut yang sebelumnya condong menuju Ganjar.
"Yakinlah bahwa kesombongan itu buruk pada akhirnya," tuturnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?