POLHUKAM.ID - Ancaman Ketua Barikade 98, Benny Rhamdani yang menyatakan akan membawa aksi massa sejumlah 10 ribu, membunyikan tangkap pengamat politik Rocky Gerung, memunculkan pertanyaan.
Salah satu yang dipertanyakan adalah mengenai kewarasan Benny, yang sebelumnya melaporkan Rocky akibat mengeluarkan pernyataan "bajingan yang tolol" saat mengkritik Presiden Joko Widodo.
"Setelah laporan ke polisi ditolak, sekarang mau gelar aksi tangkap, Anda waras?" ujar Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (4/8).
Di samping itu, dia juga mengetahui aturan hukum yang menyatakan pencemaran nama baik secara langsung maupun melalui media sosial atau internet hanya dapat diproses oleh pihak kepolisian jika ada pengaduan dari korban.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?