POLHUKAM.ID - Akademisi yang juga pengamat politik, Rocky Gerung, secara tegas menolak pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN dilanjutkan di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Ia menjelaskan, alasannya menolak pembangunan IKN karena sudah menggerogoti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Tadinya IKN adalah business to business, ya oke. Tapi, lama-lama menggerogoti APBN,” kata Rocky Gerung dalam konferensi persnya di bilangan Menteng, Jakarta, pada Jumat (5/8/2023).
“Pada saat yang sama, APBN itu mestinya bisa dipakai untuk mem-backup anak-anak Kalimantan.”
Menurut Rocky, dengan APBN itu seharusnya pendidikan anak-anak di Kalimantan bisa lebih tinggi. Selain itu, juga terjadi stunting di sana.
Rocky menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikannya itu semata-mata untuk membela masyarakat adat di Kalimantan.
“Kan saya melakukan pembelaan kepada masyarakat adat,” tutur Rocky.
Karena itu, Rocky justru merasa heran ketika masyarakat Dayak justru mengira bahwa dirinya menghina adat suku di Kalimantan itu.
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?