POLHUKAM.ID - Pegiat media sosial yang juga politikus PSI Ade Armando menyoroti unggahan di akun Twitter putri Gusdur Yenny Wahid @yennywahid berupa foto Wali Kota Solo Gibran Rakabuming yang mengenakan baju seragam petugas parkir.
Menurut Ade Armando, Gibran Rakabuming ternyata lebih suka disebut sebagai petugas parkir dibanding petugas partai.
"Gibran lebih suka disebut petugas parkir daripada petugas partai," kata Ade di akun Twitternya @adearmando61, sambil menguggah ulang foto yang diunggah Yenny Wahid.
"Daya humor anak muda ini memang keren banget," tambah Ade.
Seperti diketahui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, mengenakan baju seragam petugas parkir saat Pawai Pembangunan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, pada Jumat (18/8/2023).
Pawai pembangunan mengangkat tema dengan 17 titik prioritas di Kota Solo.
Kali pertama mengikuti Kirab Pembangunan, Gibran tampil nyentrik dengan baju seragam petugas parkir berwarna biru hitam lengkap nametag 'Mas Gibran' dan tulisan 'Petugas Parkir' di punggung.
Entah apakah tulisan 'Petugas Parkir' sebuah sindiran dari Gibran yang bisa jadi plesetan dari 'Petugas Partai'.
Petugas partai kerap dilontarkan oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri merujuk ke jajaran anggotanya termasuk Presiden Jokowi dan bacapres Ganjar Pranowo.
Karena itulah Yenny Wahid, putri Gus Dur seperti menggoda Gibran dan makin meneguhkan maksud petugas parkir adalah plesetan dari petugas partai.
Hal itu dikatakan Yenny Wahid, dalam akun Twitternya @yennywahid, Jumat (18/8/2023).
Yenny menggunggah foto Gibran yang mengenakan baju seragam juru parkir, yang diambil dari belakang.
Sehingga tampak jelas tulisan 'petugas parkir' di punggung Gibran.
"Ternyata petugas parkir… Kirain petugas par…. Colek @gibran_tweet," tulis Yenny.
Disenggol dengan komentar seperti itu, Gibran tak mau kalah dan membalas dengan cukup tajam.
"Siap. Mohon arahan bu wakil presiden," kata Gibran dengan menyematkan ikon kedua tangan meminta maaf.
Artikel Terkait
Roy Suryo Cs Terancam? Ini Alasan Proses Hukum Kasus Ijazah Jokowi Diprediksi Masih Panjang
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?