Sebelumnya beredar kabar, Anies Baswedan akhirnya memilih Muhaimin Iskandar sebagai bakal Cawapres.
Info itu dibocorkan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat yang juga anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Teuku Riefky Harsya, lewat keterangan tertulis, Kamis (31/8).
"Kemarin kami mendapat informasi dari Sudirman Said, mewakili Capres Anies Baswedan, bahwa Anies menyetujui kerja sama politik Partai Nasdem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies-Muhaimin," kata Riefky.
Pasca kabar itu beredar, Cak Imin meninggalkan kediamannya dengan mobil pribadi, tanpa pengawalan. Sementara sejumlah wartawan yang mencoba mengkonfirmasi, tidak berhasil menemuinya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?