POLHUKAM.ID - Pengamat politik Rocky Gerung mengungkapkan kenapa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tergesa-gesa mengumumkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres Anies Baswedan.
Padahal dari ketergesa-gesaan Surya Paloh memasangkan Anies Baswedan dengan Cak Imin, kualitas ide perubahan menurun meskipun kuantitasnya berubah, karena berpotensi memenangkan wilayah Jawa Timur.
"Begitu Cak Imin dipasangkan dengan Anies kuantitasnya berubah kualitasnya menurun, itu logikanya begitu, karena tetep orang melihat Anies akhirnya masuk di dalam pragmatisme, karena kuantitatif, an itu yang terlihat pada ketergesa-gesaan Surya Paloh untuk mengucapkan," ungkapnya.
Lebih lanjut, menurut Rocky, ketergesa-kegasaan Surya Paloh mengumumkan duet Anies dengan Cak Imin disebabkan karena tidak ingin kehilangan momentum dengan anggapan PDIP mempunyai pemikiran sama.
"Point itu, supaya nggak hilang momentum, karena itu berebut kuantitatif kan, hilang momentumn nanti, jangan-jangan Cak Imin diambil oleh PDIP misalnya, jadi berebut momentum isinya adalah kuantitatif," bebernya dikutip populis.id dari YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (12/9).
Artikel Terkait
Viral! Mobil Pickup India untuk Koperasi Desa Sudah Tiba di Sukabumi, Benarkah?
OTT KPK Heboh! Bupati & Wakil Bupati Rejang Lebong Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
Prabowo Buka Suara: Pejabat Ini Dinilai Mengecewakan & Bikin Bangsa Susah!
KPK vs Yaqut: Benarkah Prosedur Penyidikan Ini Sah? Ini Kata Ahli Hukum